Integration of Education, Law, and Religious Moderation for ODGJ in Sukaresmi Cianjur

Authors

  • Iwan Gustiawan Fadwi Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary Cianjur
  • Rudi Ahmad Suryadi Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary Cianjur
  • Ajzi Manumayasya Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary Cianjur
  • Ade Ahmad Satibi Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary Cianjur
  • Siti Soleha Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary Cianjur

DOI:

https://doi.org/10.55927/eajmr.v4i12.505

Keywords:

ODGJ, Education, Legal Protection, Religious Moderation

Abstract

This article aims to examine the integration of education, law, and religious moderation for ODGJ in Sukamahi Sukaresmi Village, Cianjur. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation.The results of the study show that the application of religious moderation can create a humanistic dialogue space in treating ODGJ. This approach helps improve public acceptance of ODGJ, as well as support more humane treatment. The integration of education, law, and religious moderation can be an effective strategy in reducing social stigma and improving the quality of life of ODGJ in the community. This approach also contributes to increasing public awareness of the basic rights of ODGJ and the importance of fair and inclusive treatment.

References

Ali, Z. (2014). Metode penelitian hukum (Edisi Revisi). Jakarta:Rajawali Pers.

Al-Shatibi. (1997). Al-Muwafaqat fi Usul al-Shariah (Vol. 1). Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI. (2019). Laporan Riskesdas 2018: Nasional. Balitbangkes.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Danukusumah, F., Suryani, S., & Shalahuddin, I. (2022). Stigma masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(03), 205-212.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2018). Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jawa Barat. https://jabar.antaranews.com/berita/83763/dinkes-jabar-jumlah-orang-terkena-gangguan-jiwa-capai-72-ribu

Eni, & Herdiyanto. (2018). Dukungan sosial keluarga terhadap pemulihan Orang dengan Skizofrenia (ODS) di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 3(5), 268-281. DOI : 10.24843/jpu.2018.v05.i02.p04.

Hawari, D. (2005). Dimensi religi dalam praktek psikiatri dan psikologi. Balai Penerbit FKUI.

https://peraturan.bpk.go.id/Details/37251/uu-no-8-tahun-2016

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi beragama: Indikator dan implementasi dalam pendidikan Islam. Badan Litbang dan Diklat.

Kementerian Kesehatan RI. (2009). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 406/Menkes/SK/VI/2009 tentang Pedoman Pelayanan Kesehatan Jiwa Komunitas. https://id.scribd.com/doc/263493431/Buku-Pedoman-Pelayanan-Kesehatan-Jiwa-Komunitas

Lestari, N. W. (2025). Kolaborasi Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah (Doctoral dissertation, Institut Pemerintahan Dalam Negeri).

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Misnawati. (2020). Edukasi publik dalam menurunkan stigma sosial terhadap ODGJ. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 120–130. https://doi.org/10.1234/jkm.v15i2.2020

Open Data Jawa Barat. (2019). Jumlah sasaran ODGJ berat berdasarkan kabupaten/kota. https://opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/jumlah-sasaran-orang-dengan-gangguan-jiwa-odgj-berat-berdasarkan-kabupatenkota-di-jawa-barat

Prasetyo, R., Sulastri, S., Yuniastini, Y., Amperaningsih, Y., & Purwati, P. (2023). Mengontrol kecemasan dengan dukungan spiritual. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(2), 57-66.

Pratama, R. P., & Wahyuningsih, S. (2025). Pendekatan Komunikasi Partisipatif Tim Samurai terhadap Family Caregiver dalam Transformasi Penanganan Pasung ODGJ. Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM), 8(1), 106-122.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. https://jdih.bapeten.go.id/unggah/dokumen/peraturan/4-full.pdf

Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. https://www.komnasham.go.id/files/1475231474-uu-nomor-39-tahun-1999-tentang-$H9FVDS.pdf

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://pusmendik.kemdikbud.go.id/pdf/file-154

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38778/uu-no-36-tahun-2009

Republik Indonesia. (2014a). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa. https://www.kemhan.go.id/ppid/wp-content/uploads/sites/2/2016/11/UU-18-Tahun-2014.pdf

Republik Indonesia. (2014b). Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. https://bphn.go.id/data/documents/14uu031.pdf

Republik Indonesia. (2018) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Kesehatan Jiwa.

Republik Indonesia. (2018). Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan kepada Saksi dan Korban. https://setkab.go.id/wp-content/uploads/2018/03/PP-Nomor-7-Tahun-2018.pdf

Santoso, H. E. (2024). Moderasi Beragama dan Hak Asasi Manusia (HAM): Analisis Peran Agama dalam Memperkuat Toleransi dan Kesetaraan. IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 13(1), 51-81.

Sutopo, H. B. (2002). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Sebelas Maret University Press.

Tarigan, M. B., Sinaga, T. B., & Gerungan, A. E. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Hak-Hak Orang Dengan Gangguan Jiwa yang Terlantar di Jalanan,(Studi Di Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabanjahe Sumatera Utara). LEX PRIVATUM, 15(3).

Telles-Correia D. The concept of validity throughout the history of psychiatry. J Eval Clin Pract (2017) 23(5):994–998. doi:10.1111/jep.12750

Udin, M. S. (2021). Konsep dzikir dalam Al-Qur’an dan implikasinya terhadap kesehatan. Sanabil Publishing.

World Health Organization. (2022). World mental health report: Transforming mental health for all. WHO

Zainuddin, A. (2014). Metode penelitian hukum (Edisi Revisi). Rajawali Pers.

Published

2025-12-29