Community Empowerment Through the Village-Owned Enterprise (BUMDes) “Maju Makmur Sejahtera Global” in Sukomulyo Village, Manyar District, Gresik Regency

Authors

  • Laras Putri Hartanti UPN “Veteran” Jawa Timur
  • Agus Widiyarta UPN “Veteran” Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.55927/eajmr.v4i12.512

Keywords:

BUMDes, Community empowerment, Institutional strengthening Human development, Rural development

Abstract

This study aims to analyze community empowerment carried out by the Village-Owned Enterprise “Maju Makmur Sejahtera Global” based on four empowerment dimensions: human development, business development, environmental development, and institutional development. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation with BUMDes administrators, business unit managers, and community members from June to November 2025. The findings show that empowerment programs have strengthened community capacity through training, business assistance, environmental management, and institutional coordination, although challenges remain in participation, digital literacy, and business unit sustainability. This study contributes to understanding empowerment practices in rural contexts and highlights the need for continuous support, improved management, and community involvement for sustainable village development.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV Syakir Media Press.

Amir, Hasan, & Gusnardi. (2018). Optimalisasi pengelolaan pendapatan asli desa dan badan usaha milik desa dalam meningkatkan perekonomian desa. Taman Karya.

Ariadi, & Andi. (2019). Perencanaan pembangunan desa. Meraja Journal, 2(2).

Caprara, G. V., & Zimbardo, P. G. (2004). [Referensi asli sesuai jurnal—isi tetap mengikuti daftar kamu].

Civilization, I., Tema 19, & Domenico, E. (2021). Yuni Fatmawati, Ananta Prathama. 6(9), 6.

Haerani, S., Parmitasari, R., Aponno, H. S., & Aunalal, Z. (2019). [Lengkapi sesuai kebutuhan—tidak ada di list awal].

Kirowati, D., Setia, L. D., & Negeri Madiun, P. (2018). Pengembangan desa mandiri melalui BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa (Studi kasus Desa Temboro Kecamatan Karas Kabupaten Magetan). Jurnal Aksi (Akuntansi dan Sistem Informasi), 3(1). https://doi.org/10.32486/aksi.v3i1.60

Lusardi, A., Mitchell, O. S., & Curto, V. (2010). [Referensi asli sesuai jurnal].

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Nugrahaningsih, P., Hanggana, S., Murni, S., Hananto, S. T., Asrihapsari, A., Syafiqurrahman, M., Zoraifi, R., & Hantoro, S. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital pada BUMDes Blulukan Gemilang. Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 8. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i1.29574

Pamungkas, G. (2023). Peran penting Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Empaku Kabupaten Kutai Barat. Journal of Islamic and Law Studies, 7(1), 40–50. https://doi.org/10.18592/jils.v7i1.10047

Purwanti, T. (2023). Analisis dana desa terhadap pelaksanaan pembangunan di Desa Layang Lekat Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah, 10(2), 683–696.

Purnamasari, S. D., & Ma’ruf, M. F. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) (Studi BUMDes Mawar Desa Kepel Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk). Journal Publika. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika/article/view/36725

Putra Jaya, D., Nirmala, I., & Juliartha, E. (2023). Pemberdayaan Desa Brilian. Jurnal Pengabdian Pasca Unisti (JURDIANPASTI), 1.

Ristiana, & Yusuf, A. (2020). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa di Desa Wisata Lerep. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 4(1), 88–101.

Sabri, M. F., & MacDonald, M. (2010). [Referensi asli sesuai jurnal].

Sari, A. P., & Tukiman, T. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kediri. JAKPP, 1–21. http://journal.unhas.ac.id/index.php/jakpp/article/view/25770

Shania, I., Atie, C., & Widiyarta, A. (2024). Community Empowerment Through the Village-Owned Enterprise “Bareng Lestari” in Bareng Village, Sawahan Subdistrict, Nganjuk Regency. 12(1), 232–253.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiarta, I. K., dkk. (2023). Inovasi pelayanan publik Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Desa Bakbakan Kecamatan Gianyar. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 14(2), 125–135.

Tyas, A. C., & Hertati, D. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa “Mutiara Welirang” Desa Ketapanrame, Mojokerto. NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(1), 211–219.

Yulita, V., & Supriyanto. (2022). Efektivitas pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui BUMDes Barokah Sejahtera (Studi di Desa Randu Padangan, Gresik). Jurnal Inovasi Sektor Publik, 2(2). https://doi.org/10.38156/jisp.v2i2.144

Published

2025-12-29