Benefits and Influence of Lumukutan Island Tourism Development on the Local Community Economy

Penulis

  • Chayra Idri Brasila Tanjungpura University, Faculty of Economics and Business
  • Supriaman Tanjungpura University, Faculty of Economics and Business

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjbes.v1i1.55

Kata Kunci:

Lumukutan Island, Tourism, Local Community, Attractions, Potential

Abstrak

LemukutanIsland, identified as a promising tourism destination, presents significant potential for local tourism advancement. This article delves into the allure and potential of tourism development on Lemukutan Island for the indigenous community. The island not only captivates tourists with its natural splendor but also serves as a residential hub for locals who actively engage in managing and enhancing this tourism spot. The research aims to assess the appeal and prospects of Lemukutan Island tourism for the local populace. Employing a qualitative descriptive analysis approach through the case study method, the study gathers primary data directly from stakeholders involved in the island's tourism development. This methodology enables researchers to attain comprehensive insights into the island's tourism potential and allure for local communities. Through the examination of primary and secondary data, the study aims to uncover the community's proactive involvement in tourism development, conservation strategies forpreserving nature and environmental cleanliness, and other factors influencing the island's tourism presence and appeal.

Referensi

Agus Riansyah. 2010. Perencanaan Pantai Tanjung Gundul Kabupaten

Bengkayang. Universitas Tanjungpura. Pontianak

Ariana, I. N., & Pujaastawa, I. B. G. (2015). Pedoman Identifikasi Potensi Daya Tarik Wisata (S. Trisila, Ed.; 1st Ed.). Pustaka Larasan.

Bungin, B. (2015). Komunikasi pariwisata: pemasaran dan brand destinasi.Jakarta: Prenada Media Group.

Cangara, H. (2013). Perencanaan dan strategi komunikasi. Raja GrafindoPersada.

Da’faf Ali. 2004. Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Panta Sebagai Objek Wisata dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Sekitarnya Lokasi Wisata. Universitas Diponogoro. Semarang.

Dahuri, R. 2003. Keanekaragaman Hayati Laut Aset Pembangunan

Berkelanjutan Indonesia. Penerbit Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Dzati Utomo. 2007. Analisis Pemanfaatan Ruang Yang Berwawasan Lingkungan Di Kawasan Pesisir Kota Tegal. Universitas Diponogoro. Semarang.

Gunggung Sanoaji. 2009. Daya Dukung Lingkungan dan Kesesuaian Lahan

Dalam Pengembangan Pulau Enggano Bengkulu. Jurnal Bumi Lestari. Bengkulu

Herdiansyah, D., Suprihartini, L., & Fahrizal, M. (2023). Kualitas Layanan Destinasi Wisata Kepulauan (Bahari) Di Indonesia. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 6(4), 2702–2710.

Kurniasari, E., Rustiadi, E., & Tonny, F. (2013). Strategi pengembangan ekowisata melalui peningkatan partisipasi masyarakat; studi kasus komunitas kelurahan kalimulya Kota Depok. 5(2).

Kusmayadi, Endar Sugiarto. 2000. Metodelogi Penelitian Dalam Bidang

Kepariwisataan, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Lachs, L., & Oñate-Casado, J. (2020). Fisheries and tourism: Social, economic, and ecological trade-offs in coral reef systems. YOUMARES 9- The Oceans: Our Research, Our Future, 243–260.

Liu, C. H. S. (2018). Examining social capital, organizational learning and knowledge transfer in cultural and creative industries of practice. Tourism Management, 64, 258–270.

Lundberg, E. (2017). The importance of tourism impacts for different local resident groups: A case study of a Swedish seaside destination. Journal of Destination Marketing and Management, 6(1), 46–55.

Lynch, P. A. 2005. The Commercial Home Enterprise and Host: a United

Kingdom Perspective. International Jurnal of Hospitality Management 24 (533-553). Edinburgh: Elsevier.

Marlina, E. 2008. Panduan Perancangan Bangunan Komersial. Yogyakarta: Andi

Meirany, J. (2018). Daya Dukung Pulau Lemukutan Untuk Pengembangan Wisata Bahari Dengan Pendekatan Oseanografi. JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan, PWK, Sipil, Dan Tambang, 5(3), 1–13.

Muliadi, M., Helena, S., Kushadiwijayanto, A. K., Nurrahman, Y., Nurdiansyah, Sy. I., & Prayitno, D. I. (2022). Pengolahan Sampah Berbasis Limbah Pantai di Pulau Lemukutan. Berdikari: Jurnal Inovasi Dan Penerapan Ipteks, 10(1), 71–81. https://doi.org/10.18196/berdikari.v10i1.11765

Pranata, N, B. 2018. Kondisi Ekosistem Terumbu Karang Di Teluk Cina, Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Jurnal Laut Katulistiwa. Vol 2 no 5.

Priatna, E. I., Baharta, E., & Octaviany, V. (2019). Pengembangan Destinasi Wisata Alam Di Palau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. E-Proceeding of Applied Science, 5(1), 161–166.

Ramadhan, A. (2013). Kawasan Hotel Resort dan Homestay di PulauLemukutan Kabupaten Bengkayang. JMARS: Jurnal Mosaic Arsitektur, 1(1), 13–30.

Ruliyansyah, A. (2016). Evaluasi Potensi Wisata Alam Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Jurnal Arsitektur Lansekap, 2(1), 5161.

Salim, A. R., Purnaweni, H., & Hidayat, W. (2011). Kajian Pemanfaatan Ruang Kawasan Pesisir Kabupaten Bone Bolango Yang Berwawasan Lingkungan (Studi Kasus Desa Botubarani Dan Desa Huangobotu) Abdul, 9(1), 39–47.

Sari, D. W., Siregar, A. M., Nuraya, T., Harfinda, E. M., & Erdiansyah, M. (2021a). Building the Capacity and Knowledge about Coral Rehabilitation of Tour Guides in Lemukutan Island. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 157–166. https://doi.org/10.25170/mitra.v5i2.2853

Seubsamarn, K. 2009. Tourist Motivation to Use Homestay in Thailand and Their Satisfaction Based on The Destination’s Cultural and Heritage Based Attribute. MSc Thesis. Missouri: Graduate School University. (Tidak dipublikasikan)

Spillane, S.J. James, J., 1994: Pariwisata Indonesia Siasat Ekonomi dan Rekayasa Kebudayaan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Suharsono, Siringoringo, R. M., Hadi, T. A., Giyanto, Tuti, Y., Budiyanto, A., & Sulha, S. (2013). Perkembangan teknik transplantasi karang di Indonesia. Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Sweeney, M. 2008. An investigation into the host’s relationship with the commercial home. PhD Thesis. Edinburgh: Queen Margaret University College. (Tidak dipublikasikan)

Thereisa Rachmalia Ginting. 2006. Analysis Potensi Kawasan Pesisir Pulau Rempang dan Galang Kecamatan Galang Kota Batam Untuk Pengembangan Ekowisata. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Yasir, Y. (2021). Komunikasi pariwisata dalam pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Jurnal Kajian Komunikasi, 9(1), 108. https://doi.org/10.24198/jkk.v9i1.26170

Yoeti, Oka.A. (1997). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: PT Pradnya Paramita.

File Tambahan

Diterbitkan

2025-03-03

Cara Mengutip

Brasila, C. I., & Supriaman. (2025). Benefits and Influence of Lumukutan Island Tourism Development on the Local Community Economy. Formosa Journal of Business and Economic Statistics, 1(1), 31–40. https://doi.org/10.55927/fjbes.v1i1.55

Terbitan

Bagian

Articles